Subang, NU Jabar Online

Suasana haru terlihat saat prosesi pembai’atan peserta Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) PC GP Ansor Kabupaten Subang di Pondok Pesantren Nurul Anwar, Dangdeur Subang, Ahad (10/11/2019).

Isak tangispun pecah saat ibunda dari salah seorang peserta tiba-tiba datang dan menyirami anaknya dengan air bertabur bunga. Sontak saja, peserta tersebut langsung mencium kaki ibundanya yang diiringi lantunan Shalawat Asyghil.

Tak terkecuali, seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir dalam pembai’atan tersebut turut menangis menyaksikan fenomena tersebut.

uniti, Ibunda dari Taruna, salah seorang peserta asal Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara Kabupaten Subang mengaku bangga anaknya bisa membaktikan dirinya di Banser. Seraya memeluk dan menciumnya, ibu paruh baya tersebut tak henti-hentinya menangis dan berharap agar anaknya selamat dunia akhirat.

“Melihat anak saya aktif di Banser saya sangat bangga karena ada Ulama di dalamnya,” ujar Suniti.

Senada dengan Suniti, Aminah yang merupakan ibunda dari peserta Susbalan lainnya, Syafe’i mengaku bahagia jika anaknya tersebut dinyatakan lulus Susbalan.

“Saya ikhlas, saya ridha. Anak saya bisa aktif di Banser,” ujar Aminah yang tak henti-hentinya meneteskan air mata.

Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Subang, Nasihul Umam mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti Susbalan tersebut sebanyak 71 orang.

“Namun ada beberapa peserta yang dinyatakan tidak lulus karena beberapa faktor. Itu para instruktur yang menetukan lulus atau tidaknya,” ujar Umam.

Selanjutnya, kata Umam, para peserta yang dinyatakan lulus tersebut harus melakukan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai salah satu persyaratan diberikannya sertifikat kelulusan.

“Jadi sertifikat kita tahan dulu, sebelum nanti para peserta menyerahkan laporannya terkait pelaksanaan RTL,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Susbalan Banser tersebut dilaksanakan sejak Kamis hingga Ahad (7-10/10/2019). Tampil sebagai pembai’at, pengasuh Ponpes Nurul Anwar, KH. Zaenal Mufid.

(Ade Mahmudin)

Sumber : http://pwansorjabar.org/terharu-ibunda-peserta-susbalan-sirami-anaknya-saat-pembaiatan/

Komentari