Rapat Koordinasi Panitia Munas dan Konbes NU 2019 di Pesantren Al-Azhar Miftahul Huda Citangkolo, Banjar.
Rapat Koordinasi Panitia Munas dan Konbes NU 2019 di Pesantren Al-Azhar Miftahul Huda Citangkolo, Banjar.

Rapat Koordinasi Munas & Konbes NU 2019 berlangsung pada 6 Februari 2019 di Ponpes Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar. Rakor dihadiri oleh Sekjen PBNU Dr. H. Helmy Faishal Zaini, Ketua Panitia Nasional Dr. H. Eman Suryaman, Ketua Panitia Wilayah H. Deden Kiagus ZM, Sekertaris PWNU Jawa Barat H. Asep Saepudin Abdillah, tuan rumah diwakili oleh KH. Munawir Abdurrohim, dan seluruh panitia Munas dan Konbes NU 2019. Pembahasan rapat terkait koordinasi antar panitia pusat, wilayah, lokal dan pelaksana teknis.

Dr. H. Marsudi Syuhud yang mewakili tuan rumah mengatakan bahwa panitia Munas yang hadir diharapkan dapat seperti semut yang mampu bergotong royong untuk membesarkan rumah besar Nahdlatul Ulama.
“Semut itu datang dan pergi dari manapun tetap bergotong royong untuk membangun rumah bersama. Panitia Munas juga harus seperti lebah yang mampu mencari sumber penghidupan untuk menghidupkan dan memakmurkan rumahnya. “Dengan kerjasama itu semoga akan menjadi wasilah untuk suksesnya acara Munas dan Konbes NU ini,” ujar Dr. Marsudi.

Sementara Sekjen PBNU Dr. H. Helmy Faishal mengatakan bahwa seluruh anggota jajaran harus bangga menjadi jamaah NU karena didoakan oleh KH. Hasyim Asy’ari agar khusnul khotimah. Ia mengatakan ekonomi warga nahdiyin harus menunjukan grafik yang menaik agar jaya di dunia dan akherat.

Helmy juga mengatakan Pesantren Miftahul Huda yang dijadikan tempat Munas ini harus berbangga karena bumi Citangkolo Kota Banjar, akan diinjak oleh ulama dan kiai dari seluruh nusantara. Helmy juga berharap agar munas menghasilkan keputusan yang berguna dan bermanfaat untuk umat seluruh Indonesia bahkan dunia.

Kegiatan Munas dan Konbes NU 2019 akan berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret 2019. Dalam perhelatan ini akan diselenggarakan pula halaqah Alim Ulama, pengajian umum, dan hiburan yang akan menampilkan grup kasidah modern Nasida Ria. Ada juga pertemuan alim ulama internasional yang mendatangkan ulama dari Mesir, Libanon, Mesir, Syria.
Seluruh akomodasi kepanitiaan ditanggung Pengurus Besar NU. Sedangkan untuk logistik dan kesehatan akan dibantu oleh Mabes TNI.

(Wahyu Iryana, LTN PWNU Jabar)

Komentari