STITNU Al-Farabi Direkomendasikan Aktif di PMII

0
104

Malam inagurasi Orentasi Studi dan Pengenalan Kampus ( OSPEK) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran diakhiri dengan baiat oleh salah satu unsur pimpinan kampus. Kegiatan OSPEK yang berlangsung dari hari Kamis (05/09) dan diakhiri dengan malam inagurasi dengan kegiatan Makrab di Situ Cisamping, Kacamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran,Sabtu (08/09).

Pentas seni yang menjadi bagian daripada kegiatan penutup tersebut diisi oleh seluruh pesrta ospek dengan berbagai kreasi seni yang dikuasai peserta.

Hadir dalam kegiatan tersebut beberapa unsur pimpinan diantaranya, Pembatu Ketua 2 Bidang Administrasi, Pembantu Ketua 1 Bidang Akademik, Biro Kemahasiswaan, Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan juga turut hadir anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran.

Dok OSPEK Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama STITNU Al Farabi Pangandaran.

Yusup Sidik, Presiden Mahasiswa STITNU Al – Farabi Pangandaran menyampaikan bahwa ini merupakan bagian dari rangkaian penutup kegiatan OSPEK. “Beberapa agenda yang dilaksanakan merupakan bagian daripada upaya mewujudkan emosional yang kuat antara sesama peserta OSPEK, serta Panitia dan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa STITNU AL – Farabi Pangandaran.” Ujarnya Saat Diwawancara.

Yusup, menambahkan bahwa dari kegiatan ini dengan tema Membentuk Jiwa Mahasiswa yang Kritis Transformatif dari STITNU Untuk Bangsa dan Agama ini berharap bisa mengantarkan mahasiswa baru pada gerakan Mahasiswa yang semestinya.

“Paradigma Kritis Transformatif mesti ditanamkan pada mahasiswa sejak dini, hal ini tidak lain salah satunya untuk menciptakan resourses NU dimasa yang akan datang” Tambahnya.

Dalam rangakaian ospek ini Selain materi tentang sejarah STITNU, Keakademikan, keadministrasian dan kemahasiswaan disampaikan pula materi tentang Kepemimpinan dan keorganisasian, mahasiswa dan tanggung jawab sosial, Antropologi kampus, keNUan dan keAswajaan, manajemen, teknik dan simulasi persidangan.

Bukan hanya itu, Ketua 1 Bidang akademik Dasep Supriatna, menyampaikan beberapa hal dalam sambutan seusai membacakan teks baiat untuk Peserta Ospek. Salah satunya merekomendasikan seluruh mahasiswa baru untuk ikut di organisasi ekstra kampus yang konsisten mengamalkan paham Ahlusunah Waljamaah annahdliyah yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

“PMII merupakan organisasi yang didirikan oleh kader Mahasiswa NU maka dari itu mahasiswa STITNU dipersilahkan Untuk masuk dan Aktif diorganisasi PMII.” Ujarnya.(Soleh/Tim Media PWNU Jawa Barat)

Komentari