Rakorwil Nu-Care LAZISNU se-Jawa Barat.
Rakorwil Nu-Care LAZISNU se-Jawa Barat.

Rapat Koordinasi Wilayah Nahdlatul Ulama NU Care-LAZISNU Jawa Baratyang berlangsung pada hari Sabtu, 11 Mei 2019 / 6 Ramadhan 1440 H., membahas arus baru gerakan Spirit Of Zakat di Jawa Barat. NU CARE-LAZISNU Jawa Barat berupaya menghadirkan Arus Baru Ekonomi Umat melalui zakat.

“Melalui Rakorwil ini diharapkan adanya sinergitas antara PCNU Care-LAZISNU se-Jawa Barat dengan PWNU CARE-LAZISNU Jawa Barat dalam menjalankan program keumatan melalui zakat yang ada di Jawa Barat, ujar Ketua NU CARE-LAZISNU Jawa Barat Dr. Abdulloh Safei, M.Ag.

Selain itu acara RAKORWIL ini merupakan tindak lanjut dari acara RAKORNAS LAZISNU di Sleman Yogyakarta beberapa waktu lalu. NU CARE-LAZISNU se Jawa Barat juga mendapatkan target zakat dari PP. NU CARE-LAZISNU yaitu selama Tahun 2019 ini harus bisa mengumpulkan ZIS sebesar 32 Milyar Rupiah. Ssebelumnya pada tahun 2018 ZIS yang terkumpul sebesar Rp. 6 Milyar.”

Rakorwil Nu-Care LAZISNU se-Jawa Barat.
Rakorwil Nu-Care LAZISNU se-Jawa Barat.

Wakil ketua Tanfidyah PWNU Jawa Barat Bapak Rd. KH. Aas Kosasih, M.Ag pada sambutanya mendorong perkembangan NU CARE-LAZISNU Jawa Barat supaya terus maju dan berkembang sehingga bisa menjadi Lembaga ZIS yang profesional dan transparan.

“Zakat berbeda dengan salat,” papar Haji Aas, “Zakat memiliki dua dimensi, yaitu hablun minallah dan hablun minannas, zakat itu berkaitan dengan Allah SWT dan berkaitan juga dengan manusia,” lanjutnya.

Selanjutnya KASI Pemberdayaan Zakat Kanwil Kemenag Jawa Barat Drs. H. Asep Munandar, MM menyampaikan bahwa LAZISNU di Jawa Barat perlu menekankan aspek Legalitas Kelembagaan untuk menciptakan optimalisasi pengelolaan zakat.

(NU CARE-LAZISNU Jawa Barat)

Komentari