Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan MA Al-Azhar Cucum Suhartini.
Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan MA Al-Azhar Cucum Suhartini.

Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar merupakan sebuah yayasan yang didalamnya terdapat lembaga pendidikan formal dan non formal. Pesantren yang akan dijadikan tuan rumah MUNAS dan KONBES PBNU ini, mempunyai pendidikan formal dari tingkat PAUD/TK sampai Perguruan Tinggi.

Dengan adanya acara Munas ini, lembaga pendidikan formal akan terganggu dalam kegiatan belajar mengajarnya, salah satunya Madrasah Aliyah Al-Azhar. Padahal sebentar lagi siswa kelas XII akan menghadapi Ujian Nasional.

“Kegiatan belajar mengajar pasti terganggu, ” ujar Cucum Suhartini, Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan MA Al-Azhar saat ditemui Tim Semut-Lebah di rumahnya, Selasa, 12 Februari 2019. “Namun, semua itu masih bisa disiasati,” tambahnya.

Ia menjelaskan karena seluruh guru, staf, serta sebagian siswa, ikut sibuk untuk mempersiapkan Munas, maka pihak madrasah akan melakukan pemadatan pelajaran setelah acara Munas usai.

“Sebagai bagian dari pesantren, kami merasa senang dengan adanya Munas. Manfaat Munas ini akan dirasakan oleh kami dan juga masyarakat di sini,” paparnya. Cucum berharap acara munas berjalan dengan lancar, sukses. “Kami semua berharap akan mendapatkan keberkahan para ulama.”

Sementara itu Mei, seorang siswi kelas XII, mengaku agak terganggu karena harus libur sekolah. “Saya sebenarnya nggak mau libur karena sangat butuh belajar untuk mengahadapi UN. Tapi kami akan terobati kalau acara munas nanti berjalan lancar,” ungkapnya.

Ya, semua berkorban dan memberikan sumbangsihnya agar Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 ini berjalan dengan lancar.

(Siti Aisyah, angoota Tim Semut-Lebah, Banjar)

Komentari