Salman Amrillah meraih juara I bidang tilawah MTQ Internasional 2019 di Iran.
Salman Amrillah meraih juara I bidang tilawah MTQ Internasional 2019 di Iran.

Qari Salman Amrillah meraih juara pertama bidang tilawah dewasa pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional ke-36 yang berlangsung di Mushalla Agung Imam Khomaini, Teheran, Iran. Sementara Sidiq Mulyana meraih juara tiga bidang fahmil Qur’an. MTQ berlangsung pada 10-14 April 2019.

Salman, qari bernafas panjang asal Ciwidey itu berada di urutan pertama di antara lima nama peserta dari pelbagai negara yang diumumkan sebagai para juara di bidang qira’at. MTQ internasional yang diselenggarakan oleh pemerintah Iran pada 10-15 April 2019 ini melibatkan para peserta dari 37 negara untuk berbagai bidang al-Quran. MTQ menjadi agenda rutin Pemerintah Republik Islam Iran yang dibawahi oleh Darul Quran Republik Islam Iran.

Pada MTQ kali ini, delegasi Indonesia diwakili oleh Ummu Habibabh Rochim (28) dari Jawa Timur, Salman Amrillah (31) dan Sidiq Mulyana dari Jawa Barat, Muhammad Rifqi Hawari (13) dari Kepulauan Riau, dan Muhammad Khaerrurozzaq (17) dari Nusa Tenggara Barat.

Salman Amrillah, meraih juara pertama bidang tilawah pada MTQ Internasiona di Iran, 2019.
Salman Amrillah, meraih juara pertama bidang tilawah pada MTQ Internasiona di Iran, 2019.

Salman Amrillah dan Sidiq Mulyana merupakan pengurus Jam’iyyatul Qurro wal Huffazh (JQH).

“Keduanya adalah pengurus JQH. Ustadz Salman Amrillah di JQH Kabupaten Bandung dan Ustadz Sidiq Mulyana di JQH Kabupaten Tasikmalaya,” ujar KH. Cecep Abdullah Syahid, Ketua JQH Jawa Barat.

Sidiq Mulyana, meraih juara III bidang tilawah dan tafsir MTQ Internasional Iran 2019.

Menurut Kang Cecep, peserta MTQ internasional adalah para juara MTQ di tingkat nasional. Salman meraih qari terbaik tiga dalam MTQ Nasional di Medan pada 2018 dan juara pertama MTQ Internasional JQH di Karawang pada tahun yang sama.

Salman menyelesaikan pendidikan tingkat tsanawiyah di MTs. Al-Falah Cicalengka. Di pesantren inilah ia mendapatkan bimbingan qiroah dan tilawah. Ia juga pernah mengaji di Kudang, Limbangan, Garut. Tingkat aliyah ia selesaikan di MA Darul Ma’arif Cigondewah Bandung, dan S1 jurusan PAI ia tempuh di UNINUS. Saat ini ia ikut mengasuh Pesantren Tanjung Salam, Ciwidey, Kabupaten Bandung.

(JQH Jabar)

Komentari