Cianjur, NU Jabar Online

Ribuan santri, para Kiai dan asatidz turut serta meraih keberkahan dalam acara pembukaan Bahtsul Masail Kubro yang diadakan oleh Forum Bahtsul Masail Pondok Pesantren se Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta. Acara berlangsung selama dua hari, Sabtu- Ahad ( 26-27/10) di Aula Pondok Pesantren Al Ittihad, Jl. Raya Bandung Cianjur, Rawa Bango, Karang Tengah, Kab. Cianjur Jawa Barat.

Nampak hadir, pimpinan Pondok Pesantren Al Ittihad Cianjur KH Kamali Abdul Ghani, pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah RMI PBNU KH Abdul Fawaidl, M.A, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jakarta KH Muhyiddin Ishaq, Ketua Aswaja Center NU Jawa Barat KH Ahmad Yazid Fattah, Pengurus LBM PBNU KH Asnawi Ridlwan, Anggota DPRD Cianjur F PKB Kang Lepi Ali Firmansyah, Sekda Cianjur Aban Sobandi, Pengurus LTN NU Jawa Barat Kiai Zaenuddin.

Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah RMI PBNU, KH Abdul Fawaidl, M.A dalam kata sambutannya sangat menyambut kegiatan Bahtsul Masail Kubro, hal tersebut dapat mengingatkan para Kiai akan perjuangannya di pesantren.

“ Bagi Kiai kegiatan ini seperti nostalgia sedangkan bagi para santri merupakan suatu hal baru, santri akan mengetahui bagaimana cara mengaji dan mengkaji persoalan yang berkembang seara mendalam, meninjaunya dengan Fiqih Islam serta Ushul Fiqih hingga menemukan solusi terbaik.” Ucap Kia yang juga aktif di P3M Jakarta.

Sambutan kedua disampaikan oleh Pengurus LBM PBNU KH Asnawi Ridlwan, dirinya mengatakan dalam kitab Ihya Ulumuddin dinyatakan bahwa Ahlisunnah itu mengikuti thariqoh Syeikh Abul Hasan Al Asy’ari. “ Akidah yang ditanamkan, difahamkan di pesantren adalah akidah Syeikh Abu Musa Al Asy’ari yang dikembangkan oleh keturunan beliau yang ke sembilan. Akidah Ahlisunnah dari Yaman, Alhamdulillah ulama kita belajarnya dari Yaman.” Lugas Kiai alumnus Pesantren Lirboyo.

Dirinya melanjutkan kegiatan acara Bahtsul Masail di Cianjur ini harus dilakukan secara kontinyu. “ Kegiatan ini tidak boleh berhenti disini, tapi harus berlanjut ke berbagai pesantren se Cianjur supaya pondok pesantren dan Lembaga Bahtsul Masail LBM PCNU Cianjur semakin berkembang dan dapat menyelesaikan problema masyarakat dengan sebaik mungkin.” Tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Shohibul Beit, Pimpinan Pondok Pesantren Al Ittihad Cianjur KH Kamali Abdul Ghani mengatakan bahwa kegiatan Bahtsul Masail merupakan kegiatan yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat. “ Kegiatan ini harus terus dilanjutkan demi menjawab beragam problema umat yang kian berkembang dan beragam. Kita bisa seperti ini tentu karena jalinan ukhuwah ma’hadiyah yang terbangun sejak lama.” Tegas Kiai yang memiliki santri terbanyak di Kab. Cianjur.

Acara pembukaan Bahtsul Masail Kubro ini diakhiri dengan untaian nasihat dan doa penutup oleh Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jakarta KH Muhyiddin Ishaq, menurutnya para santri harus terus meningkatkan studinya dan tunduk patuh kepada para guru dan Kiai, semua hal itu harus dilakukan dalam rangka mencari ridha Allah swt.

(H. Abdul Hadi Hasan, Lc)

Sumber : https://ltnnujabar.or.id/ribuan-santri-dan-kiai-hadiri-bahtsul-masail-kubro-di-pesantren-al-ittihad-cianjur/3/

Komentari