Kaderisasi Ansor KBB, PCNU KBB, PWNU Jabar, Jawa Barat
Kaderisasi Ansor Zona I KBB diikuti oleh ratusan peserta dari PAC Absor se-Bandung Barat.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menggelar kaderisasi bertempat di Pondok Pesantren Syukrillah, Bojongkoneng, Sirnagalih, Cipongkor. Kaderisasi tingkat dasar yang dinamakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ini diikuti ratusan pemuda delegasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Bandung Barat.

Ketua Pelaksana PKD, Ustadz Abdul Kholik mengemukakan pemilihan lokasi di daerah tersebut untuk mengembangkan syiar dakwah Islam Ahlussunaah Waljamaah Al-Nahdliyyah. Sebagaimana diketahui, Desa Sirnagalih menjadi buah bibir nasional karena menjadi tempat asal pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu, Jakarta.

“Kaderisasi ini sebagai bagian dari pengawalan agar generasi muda kita tidak terperosok pada pemahaman agama yang keliru. Menjadi pelaku bom bunuh diri, jelas atas dalih apa pun, tidak dibenarkan oleh syariat agama,” kata Ustadz Kholik dalam pembukaan acara, Jum’at (7/07/2017).

Pesan yang sama disampaikan Ketua PCNU KBB H. Agus Mulyadi. “Diharapkan dengan kaderisasi ini melahirkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang cinta tanah air, dan kelak menjadi pemimpin yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua GP Ansor Bandung Barat Cecep Nedi Sugilar menegaskan, menjadi NU tidak cukup secara amaliyah, namun perlu diperkuat secara pemikiran (fikroh) dan gerakan (harokah).

“Kita ingin tanamkan kepada generasi muda pemahaman keagamaan yang menyeluruh baik dari aspek pemikiran, gerakan dan juga amaliyah dalam koridor Aswaja Al-Nahdliyah melalui gerakan pemuda Ansor ini,” katanya.

“Ansor berdiri tahun 1934, sebelum bangsa ini merdeka dan turut serta memperjuangkannya. Kenapa hingga saat ini tetap ada? Karena Ansor senantiasa menggelar kaderisasi. Sehebat apa pun organisasi, tanpa kaderisasi adalah nol besar,” ujarnya.

Kegiatan PKD ini dilaksanakan selama tiga hari. Peserta akan dibekali sejumlah materi tentang Islam Aswaja Al-Nahdliyah, ke-NU-an, wawasan kebangsaan, ke-Ansor-an, dan kepemimpinan.

Hadir dalam acara pembukaan sejumlah tokoh masyarakat di antaranya Pimpinan Pesantren Syukrillah KH. Acep, Sekretaris PCNU KBB H. Yusuf Sugiana, Anggota DPRD KBB Dadan Supardan, Kapolsek dan Koramil Sindangkerta.

(Edi/PW Ansor Jabar).

Komentari