Alun-alun Bandung, HSN Jabar, Helaran Santri, PWNU Jabar, Jawa Barat
Alun-alun Bandung. Foto: tamanmakanbandung.com

Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat akan menggelar dua kegiatan besar dalam rangka Hari Santri Nasional 2017. Pertama, Helaran Santri pada 26/10/2017 jam 06.00 s/d 12.00 dengan rute Pesantren Sirnamiskin, Lapangan Tegalega, lalu menuju Alun-alun Bandung.

“Helaran ini akan menampilkan keunikan sekaligus keragama seni pesantren,” ujar Abdul Rofe Taufik Umar, sekretaris panitia HSN PWNU Jabar. “Akan ada visualisasi walisanga, genjring Cirebonan, rampak bedug, sarung ngapung, barongsai, dan kesenian lainnya,” lanjutnya.

Tidak bisa dimungkiri, selama ini ada kesan bahwa santri itu kumuh dan kurang berseka. Stigma itu ingin ditepis melalui karnaval ini.

“Santri itu keren, gagah, tidak kumuh, menyenangkan saat dilihat, semua itu harus tampak dalam sajian helaran,” tambah Rusman, koordinator Helaran Santri.

Sesampainya di Alun-alun, peserta helaran akan disambut oleh Aswaja fiil Harmony dari Lesbumi Kota Tasikmalaya, Dimensi Nasyid Percussion, dan seni Sunda Gawil.

UNINUS, PWNU Jabar, Jawa Barat
Kampus UNINUS Jalan Soekarno-Hatta, Bandung.

Sementara kegiatan kedua, Dzikir Bersama untuk Indonesia Berkah bertempat di Kampus UNINUS, jam 09.00 – 12.00 WIB. Acara ini sebagai upaya batin warga NU Jabar memasuki tahun politik 2018 dan 2019.

“Kita berharap bangsa Indonesia dapat melalui tahun politik ini dengan baik dan husnul khotimah,” tutur Ketua PWNU Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah. “Kami berdzikir bersama agar Indonesia yang ikut didirikan oleh para ulama ini, tetap menjadi negara yang diberkahi oleh Allah Swt.,” sambungnya.

(iip yahya)

Komentari