Ketua PWNU Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah menerima contoh KartaNU dari SEVP BJB Beny Riswandi.
Ketua PWNU Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah menerima contoh KartaNU dari SEVP BJB Beny Riswandi.

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggandeng Bank BJB  untuk meningkatkan taraf ekonomi warga nahdliyin.  PWNU dan Bank BJB sepakat bekerjasama dengan menandatangani Nota Kesepahaman Pemanfaatan dan Penggunaan Produk, Jasa dan Layanan Perbankan, di Purwakarta, Senin, 4 Maret 2019.

MoU ini dihadiri oleh Ketua PWNU Jabar KH. Hasan Nuri Hidayatullah, Sekretaris PWNU H. Asep Saifuddin Abdillah, Ketua HPN Jabar H. Asep Syarifuddin, Direktur Utama PT Alfa Mas Persada H. Machrus Alie, dan Direksi serta sejumlah Kepala Cabang Bank BJB.

Dalam sabutannya, Ketua PWNU menyambut baik komitmen Direksi Bank BJB untuk bekerjasama dengan PWNU.

“Sejak saya menjadi Ketua PWNU pada 2015, sudah berkali-kali mengajak BJB bekerjasama, tetapi baru kali ini bisa direalisasikan,” ujar Gus Hasan. “Upaya meningkatkan taraf ekonomi warga NU ini merupakan amanat Mukatamar NU, selain pengembangan dakwah dan pendidikan,” sambungnya.

Penandatanganan MoU antara PWNU Jabar dan PT BJB di Purwakarta, Senin, 4 Maret 2019.
Penandatanganan MoU antara PWNU Jabar dan PT BJB di Purwakarta, Senin, 4 Maret 2019.

Direktur Komersial dan Ritel Bank BJB Suartini menyatakan kegembiraannya dapat menjalin kerjasama dengan PWNU Jawa Barat.

“Melihat banyaknya jumlah pondok pesantren dan warga NU, akan menjadi peluang bagi BJB dalam mengembangkan jumlah nasabah,” ujar Suartini.

Sementara Senior Executive Vice President (SEVP) Komersial & UMKM Bank BJB Beny Riswandi memaparkan bahwa banyak aspek bisa dikerjasamakan antara PWNU dan BJB. Mulai dari KartaNU yang merangkap ATM hingga kredit usaha.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris PWNU Jabar Asep S. Abdillah menjelaskan bahwa untuk tahap awal, kerjasama pembuatan kartaNU bisa dilaksanakan.

“Namun kami akan koordinasi dulu dengan PBNU karena selama ini PBNU sudah menggunaknan layanan jasa perbankan yang lain,” ujar Asep.

Iip Yahya

Komentari