Kitab Kuning, Maraji', PWNU Jabar, Jawa Barat
Berbagai Kitab Rujukan Ulama NU.

Ketua PCNU Kabupaten Cianjur, Jawa Barat KH M. Choirul Anam mengatakan, di antara kekuatan Islam hingga hari ini adalah melalui karya-karya tulis para ulama yang terus dilakukan dari waktu-waktu dari berbagai generasi.

Karena itulah, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah Jambudiba, Kecamatan Warungkondang itu menyayangkan jika generasi muda NU hari ini lemah dalam menulis dan membaca.

“Pada waktu Nuzulul Qur’an, ayat pertama yang turun adalah ‘iqra bismi rabbika lladzi khalaq’,” ungkapnya saat membuka Pelatihan Jurnalistik Pelajar NU se-Priangan Barat di kantor PCNU Kabupaten Cianjur, Senin (12/6/’17).

Ia mencontohkan Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter. Meski mulanya petani kacang, ia adalah orang yang gila membaca buku. Menurut cerita, ia bisa sebelas jam dalam satu hari menghabiskan waktu untuk membaca.

Tokoh-tokoh dunia, lanjutnya, selalu menghabiskan waktu untuk membaca tidak kurang dari 4 sampai 5 jam sehari. Lalu, kiai kelahiran Malang, Jawa Timur itu, setelah rajin membaca, pelajar NU harus rajin menulis.

“Kalau kita bermuamalah, kata Allah, catat, catat, catat,” tegasnya.

Menurut dia, saat ini pelajar NU sangat dimudahkan tekonologi untuk mencatat segala segala sesuatu. Setiap pelajar bisa dipastikan memiliki telepon genggam yang bisa digunakan untuk alat tulis.

“Kita diserang terus oleh Wahabi dan Islam transnasional. Bagaimana kita bisa berargumen yang baik jika tak membaca dan mampu menguasai teknik menulis,” katanya.

Pelatihan menulis tersebut diikuti pelajar putra dan putri dari Kabupaten Cianjur, Kota dan Kabupaten Bogor, Kabupaten dan Kota Sukabumi.

(Abdullah Alawi/NU Online)

Komentari