Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat memberikan tausiyah dalam Pelantikan PCNU Majalengka masa khidmah 2018-2023. Foto: Abdul Mugni Wahab
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat memberikan tausiyah dalam Pelantikan PCNU Majalengka masa khidmah 2018-2023. Foto: Abdul Mugni Wahab.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Majalengka masa khidmat 2018-2023, resmi dilantik oleh Ketua PWNU Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah. Acara pelantikan berlangsunhg di Pondok Pesantren Darul Atqiya  Kecamatan Maja, Majalengka, Rabu, 21 November 2018. PCNU Majalengka dipimipin oleh Rais Syuriyah KH. Yusuf Karim dan Ketua Tanfidziyah H Dedi Mulyadi. Pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Kabupaten Majalengka H Dedi Mulyadi mengajak agar nadhliyin Majalengka kompak berjuang atas nama NU, tidak perlu ragu-ragu lagi menjadi warga NU. Ia juga mengajak agar semua lembaga di bawah PCNU dan Banom bisa seiring sejalan memajukan PCNU Majalengka. Haji Dedi tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pengurus PCNU sebelumnya yang telah berjuang membesarkan NU.

Sementara Ketua umum PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Sirad mengatakan bahwa Rasulullah SAW diperintahkan Allah untuk membentuk organisasi bernama umat.

“Umat yang dikehendaki oleh Allah itu adalah ummatan wasathan (umat penengah, umat yang adil),” paparnya. Menurutnya, Prinsip wasathiyah (moderatisme) inilah yang akan terus menjadi pondasi dan pegangan Nahdlatul Ulama sampai kapanpun.

Kiai Said juga mengingatkan bahwa seorang muslim itu haruslah nasionalis yang membela tanah airnya. “Tidak bisa dipisahkan antara komitmen kebangsaan (nasionalisme) dan komitmen agama,” tegasnya.

Acara pelantikan ditutup dengan doa oleh Rais Syuriyah PWNU Jabar KH Moh Nuh Ad-Dawami.

Turut hadir dalam Pelantikan tersebut Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq, Katib Syuriyah PWNU KH M Usamah Manshur, sejumlah anggota DPRD Jawa Barat, dan warga nahdliyin Majalengka.

PWNU Jabar

Komentari