KH Drs Rosadhi, Miftahul Huda, Katib Syuriyah, PCNU Kota Bandung, PWNU Jabar, Jawa Barat
Almarhum KH Drs Rosadhi, Katib Syuriyah PCNU Kota Bandung.

Bulan Ramadan 1438 H ini boleh disebut sebagai ‘aamul huzni bagi warga nahdliyin. Satu per satu para ulama penjaga moralitas Nahdlatul Ulama dipanggil kembali ke hadiran Ilahi. Kali ini PCNU Kota Bandung yang berduka dengan wafatnya Katib Syuriyah KH. Drs. Rosadhi. Kiai yang lahir pada Senin, 9 April 1967 ini wafat pada hari Senin, 12 Juni 2017 jam 01.00 di RSHS. Demikianlah orang saleh mendapatkan anugerah dari Allah Swt, lahir dan wafat pada hari yang sama, bertepatan pula dengan 17 Ramadan.

Kang Rosadhi, demikian almarhum akrab disapa, merupakan alumni Pesantren Cipasung, salah seorang santri kesayangan almagfurlah Ajengan Moh. Ilyas Ruhiat. Ia pun menikah dengan cucu Abah Ruhiat bernama Imas Nursidah. Almarhum meninggalkan delapan putra-putri dan tiga orang cucu.

Selama mengaji dan mengabdi di Cipasung, Kang Rosadhi dikenal sebagai santri yang motekar. Banyak hal yang dikerjakannya untuk membantu kelancaran pelayanan kepada para santri.

“TUT yang dirintis Kang Rosadi menjadi satu-satunya penghubung tercepat kami dengan keluarga dalam berkomunikasi. Kopontren dan mobil TPKS menjadi bukti ide serta tangan dinginnya dalam inovasi.” Demikian catatan Asep Salik, alumni Cipasung mengenai almarhum. “Salah satu amal jariahnya yang masih eksis hingga saat ini adalah penjernihan air, sistem penyulingan air yang dapat digunakan mencuci, mandi, dan minum tanpa harus memasaknya terlebih dahuku sangat membantu aktivitas kami.”

Setelah mukim di kawasan Sukamantri, Cibeunying Kaler, Kota bandung, ia mengasuh majlis ta’lim Miftahul Huda dan sedang merintis pesantren dengan nama yang sama. Almarhum dikenal pandai bergaul dan akrab dengan berbagai kalangan. Di kepengurusan RW 02 Sukamantri II, ia menjadi seksi agama. Di lingkungan NU ia menjadi Rais Syuriyah MWC Cibeunying Kaler dan Katib Syuriyah PCNU Kota Bandung. Sedianya selama Ramadan ini ia akan ikut membacakan kitab dalam pengajian pasaran di Gedung PCNU.
Kita bersaksai bahwa almarhum adalah orang yang baik. Alfatihah.

(nujabar.or.id)

Komentari