Cirebon, NU Jabar Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan dukacita yang sangat mendalam atas wafatnya ibunda Katib Syuriyah PBNU KH Zamzami Amin sekaligus sesepuh Pesantren Babakan Ciwaringan, Cirebon, yakni Nyai Hj Masthuroh (82) binti KH Abdul Hannan. Nyai Hj Masthuroh wafat di RS Ahmadi Uhud Madinah, Arab Saudi pukul 5 pagi waktu setempat pada Selasa (14/1). Rencananya, almarhumah dimakamkan di pemakaman Baqi’ Madinah.

PBNU pun menginstruksikan agar menyelenggarakan shalat ghaib untuk almarhumah.

“PBNU dengan ini menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Lembaga, Badan Otonom Nahdlatul Ulama dan Pondok Pesantren di semua tingkatan agar menyelenggarakan shalat ghaib untuk almarhumah.”

Demikian bunyi instruksi yang diterbitkan melalui surat resmi dengan Nomor 3839/C.I. 34/01/2020 yang ditandatangani Rais ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Sekjen PBNU H A Helmy Faishal Zaini.

 Sebelumnya, kabar wafatnyanya Nyai Hj Masthuroh ini menyebar di status-status media sosial, seperti di Whatsapp dan Facebook serta mengundang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

Pewarta: Husni Sahal Editor: Abdullah Alawi

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/115536/pbnu-instruksikan-shalat-ghaib-untuk-sesepuh-pesantren-babakan-ciwaringin-cirebon

Komentari