Pelantikan Pengurus PAC Pergunu se Kota Bekasi.
Pelantikan Pengurus PAC Pergunu se Kota Bekasi.

Dengan semangat membumikan Aswaja an Nahdliyah di Kota Bekasi, selasa (11/09) di Gedung Elsaid NU Center, telah dilantik seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kota Bekasi. Hadir dalam pelantikan tersebut Rais Syuriyah KH Mir’an Syamsuri, Ketua Dewan Penasehat Pergunu Dr Rahmat Efendi, yang juga Walikota terpilih Kota Bekasi, jajaran tanfidziyah, lembaga dan Banom NU,  dan perwakilan beberapa OKP di Kota Bekasi.

Waryo, selaku ketua panitia pelantikan melaporkan hasil kerja cerdas pergunu dalam membentuk seluruh PAC se Kota Bekasi lengkap dengan struktur kepengurusan, hanya dalam waktu satu bulan. Kini para pengurus baru itu siap bergerak membumikan Aswaja an Nahdliyyah di Kota Bekasi.

“Kami bisa membuktikan  ternyata Guru NU di Kota Bekasi ini sangat banyak dan punya potensi yang sangat luar biasa,” papar Waryo. “Oleh karena itu sosialisasi yang kami lakukan, dari  rencana pembentukan PAC sampai penyusunan struktur, sangat cepat dan lancar. Alhamdulillah  respon guru NU terhadap Pergunu ini sangat bagus,” sambungnya.

Selaku Ketua Dewan Penasehat Pergunu, Rahmat Effendi dalam amanatnya menyampaikan bahwa Pergunu harus mampu menjadi garda terdepan dalam membangun moral generasi muda bangsa. Pergunu wajib bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan berakhlakul karimah.

Sementara Ketua Pergunu Jawa Barat, Dr. Saepuloh, usai melantik memberikan semangat dan motivasi kepada pengurus baru agar segera membuat program strategis yang menyentuh masyarakat khususnya guru dan peserta didik, “Bapak-Ibu adalah guru, ustad dan dosen terpilih untuk mengemban amanah organisasi ini. Selesai disumpah, tolong segera buat program nyata dan prioritas untuk turut terdepan membangun kota bekasi ini khususnya di bidang pendidikan yang berlandaskan Pancasila dan Aswaja an Nahdliyah,” tegasnya.

Kyai Mir’an Syamsuri dalam tausiyahnya menekankan agar pengurus dan anggota Pergunu senantiasa menjaga marwah dan muru’ah guru, terlebih sebagai guru NU.

“Para Guru NU harus dapat  menjaga dan memelihara kepribadian yang baik, akhlak yang terpuji, dan yang patut diteladani. Pergunu harus mampu mengamalkan dan mensyiarkan amaliyah, fikrah dan harakah yang telah digariskan para ulama NU melalui PBNU.”

(PC PERGUNU Kota Bekasi)

Komentari