Diklatsar Banser, Tanjungkerta,
Diklatsar Banser PAC GP Ansor Tanjungkerta Sumedang.

Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Tanjungkerta menggelar pendidikan dan latihan dasar (diklatsar) Banser NU. Diklatsar yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ma’mun Tanjungkerta Sumedang Jawa Barat ini diikuti oleh 50 peserta dan akan dilaksanakan selama tiga hari, Jum’at-ahad (8-10/9/2017).

 

Ketua PAC GP Ansor Tanjungkerta Syarif Hidayatullah mengatakan bahwa Diklatsar Banser merupakan salah satu jenjang pendidikan dan pelatihan yang harus diikuti setiap kader Ansor yang ingin menjadi anggota Banser. Tujuannya yaitu untuk merapatkan barisan dalam membentengi para ulama dan menjaga NKRI dari berbagai rongrongan yang ingin memecah belah Indonesia.

 

“Para peserta diklatsar akan dibekali berbagai ilmu dan pelatihan. Mulai dari berbagai bentuk pelatihan fisik, mental, kemampuan bela diri, ilmu tenaga dalam, pendalaman ke-NU-an, ke-Indonesiaan, bela negara, peraturan baris berbaris, kelalulintasan, dan tanggap darurat bencana,” papar Syarif.

 

Sementara Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jujun Juhanda ketika membuka diklatsar ini mengatakan bahwa jangan pernah keder menjadi seorang Banser.

 

“Ada tugas mulia membentang di hadapan sahabat-sahabat karena posisi dan kedudukan Banser berada sebagai pengawal ulama. Tugas dan tanggung jawab Banser yaitu menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Jujun.

 

Jujun berharap, setelah diklatsar ini selesai, masing-masing peserta bisa memegang teguh ke-NU-an dan keaswajaan.

 

“Bahkan, harus siap menjadi garda terdepan menjaga ulama dan NKRI,” tutup Jujun.

 

(Ayi Abdul Qohar/PCNU Sumedang)

Komentari