Garut, NU Jabar Online

Pondok Pesantren Al Munawarah Ciloa menggelar pelatihan pengelolaan media sosial dan dengan mengusung tema Memperkuat media kreativitas santri di era Globalisasi, Minggu (16/02/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh Santriyin dan Santriyah Ciloa yang berjumlah 35 orang yang siap menjadi Tim Media Ponpes Ciloa.

Sidiq Abdul Muhyi yang menjadi ketua panitia pelaksana dalam kegiatan itu. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di aula ponpes ciloa, yang mana bekerjasama sekaligus dibimbing oleh Rekan-Rekan Arus Informasi Santri/AIS Jawa Barat.

“Diharapkan dari pelatihan ini bisa memunculkan kader-kader baru yang mengelola medsos juga mengembangkan kreativitas nya,” tutur Sidiq, ketua pelaksana.

AIS Jawa Barat merasa kegiatan ini sangat penting bagi santri.

“Santri zaman sekarang harus bisa aktif di medsos, sudah menjadi kewajiban kita menyampaikan nilai-nilai islam yang ramah kepada masyarakat dengan cara yg kreatif, termasuk dalam penyampaian digital”di tutur Adhia selaku Korda AIS Jawa Barat.

Kegiatan ini dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Munawarah Ciloa,

“Santri hari ini harus betul betul kreatif, terutama aktif juga ngelola di media sosial agar tidak termakan Hoax yang dilontarkan oleh kelompok tertentu” Ujar Syakihnua Al Mukarrom sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Malamnya diisi dengan bimbingan oleh teman teman Ais Jawa barat yang mana dibagi ke dalam tiga kelas. Kelas Desaign Grafis, Jurnalistik, dan Broadcast.

Keesokan harinya (17/20) Semua peserta yang telah dibagi menjadi 3 kelas, kemudian disatukan dan dipadukan menjadi satu tim, yang mana dibagi menjadi lima tim yang terdiri dari masing-masing kelas tersebut, Sekaligus praktek lapangan yang masih dibimbing oleh Rekan-Rekan dari AIS Jawa Barat.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penampilan hasil karya para peserta pelatihan media tersebut. Dan ditutup oleh Salah satu dewan pengasuh pesantren.

“saya ucapkan terimakasih kepada teman teman AIS Jawa barat yang telah membimbing para santri/Santriyah dalam pelatihan ini. Saya harapkan Output dari pelatihan ini santri mampu mengelola medsos dengan bijak dan mampu dakwah di media sosial” ujar A ziyad yang juga merupakan Ketua PW IPNU Jawa Barat.

Para peserta sangat terkesan dengan pelatihan tersebut. Salah satunya Imam Bahrul Hayat

“Kegiatannya luar biasa, seru sekali. Banyak pengalaman yang saya peroleh” Ujar Imam.

Pewarta: Ahmad Zakaria 

Komentari