Yaumul Ijtima', PCNU Kabupaten Bandung, PWNU Jabar, Jawa Barat
Yaumul Ijtima' PCNU Kabupaten Bandung.

PCNU Kabupaten Bandung kembali melaksanakan program bulanan Yaumul Ijtima, Sabtu, 13 Januari 2018. Program tersebut  dalam rangka menjalin silaturahim antar warga NU yang ada di Kabupaten Bandung. Dalam acara ini digelar juga kajian kitab Attadzhib dan bahsul masa’il. Tuan rumah kali ini adalah MWC Ciparay dan bertempat di gedung serbaguna Masjid Raya Ciparay.  Acara tersebut dihadiri Rais Syuriyah PCNU KH Haedar Musthofa, Katib Syuriyah KH. Yusuf Ali Tantowi, KH Asep Jamaludin, selaku Ketua Tanfidz PCNU dan KH Imron sebagai sekretaris. Selain itu hadir juga oleh unsur syuriyah dan tanfidziyah dari berbagai MWC yang ada di Kabupaten Bandung dan pengurus Muslimat serta Fatayat.

Masail yang dimunculkan pada yaumul ijtima’ kali ini adalah tentang organisasi dan kesadaran ber-NU, yang menghasilkan jawaban dari para peserta bahwa mendirikan organisasi sesuatu yang mubah bukan bid’ah, sementara organisasi NU adalah bagian dari washilah sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Maidah: 35. NU menganut faham Ahlussunnah wal Jamaah yaitu “firqoh annajiyah” seperti disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW bahwa umatnya akan terbagi kepada 73 golongan, semuanya masuk neraka kecuali satu, yaitu golongan/firqoh yang mengikuti Nabi SAW dan para Sahabtnya atau dalam bahasa lain Ahlu Sunnah Wal Jamaah. Oleh karena itu menghidupkan NU adalah wajib (fardhu ain) dan menjadi pengurus NU adalah fardhu kifayah.

Dari bahsul masail kali ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan motivasi bagi warga NU untuk “ngurusi” NU sekecil apapun perannya.

(PCNU Kabupaten Bandung)

Komentari