PERKUSI, Maman Suherman, PW IPNU Jabar, PWNU Jabar, Jawa Barat
Maman Suherman saat memberikan materi pada acara Pekan Edukasi Siswa-Siwsi se-Jawa Barat yang diadakan oleh PW IPNU Jabar.

Raden Ajeng (RA) Kartini dapat dikenang dan dikenal banyak orang karena meninggalkan sejarah berupa tulisan. Ia populer dengan karya agungnya berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Sebuah tulisan yang dihasilkan atas perlawanan yang dilakukannya ketika itu.

Demikian contoh yang diberikan Maman Suherman saat memberi motivasi menulis pada Pekan Edukasi Siswa-Siswi (Perkusi) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se-Jawa Barat, di Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Kota Bekasi, Jumat (2/3).

“Kartini pernah dituding sebagai seorang yang anti Islam. Padahal, kita tahu bahwa bukunya itu berasal dari kandungan Al-Qur’an, yaitu yukhrijuhum minadzh-dzhulumati ilannur. Ia telah berhasil keluar dari kegelapan menuju sebuah cahaya pembebasan,” ungkapnya.

Pria berkepala plontos itu menyiratkan makna dari kandungan Al-Qur’an yang dikutip RA Kartini sebagai sinyal bahwa menulis merupakan jalan keluar dari kegelapan.

Untuk menulis, perlu ketekunan membaca. Namun sayangnya, sebut Maman, tingkat membaca di Indonesia hanya 0,0001% dari jumlah penduduk yang ada saat ini.

“Dari 1000 orang yang berkumpul secara bersamaan, hanya satu orang yang punya minat tinggi untuk membaca. Bahkan, perpustakaan pun kini sepi. Hampir mirip dengan kuburan,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Maman ini, malas membaca akan menimbulkan sikap konsumtif. Orang yang malas membaca juga sangat mudah dipengaruhi oleh berbagai kejahatan, salah satunya adalah narkoba. Sebaliknya, dengan membaca akan melatih seseorang mampu berpikir kritis.

“Perintah pertama dalam Islam itu adalah ‘Iqra’. Kalimat itu bukan hanya sebagai perintah untuk membaca, tetapi lebih dari itu, yaitu amati dan amalkan apa-apa yang telah menjadi bahan bacaan. Dengan demikian, kita sebagai Umat Islam tidak lagi bisa dininabobokan oleh hegemoni zaman kekinian,” pungkasnya. 

 (Aru Elgete/Kendi Setiawan/NU Online)

Komentari