BEM PTNU, Unwahas Semarang
Poster Kongres Bada Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) di Semarang.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) bakal menggelar Kongres keenam, 26-29 April 2018.

Kongres diagendakan di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), Semarang, Jawa Tengah.

Salah satu tujuan kegiatan adalah peneguhan PTNU sebagai kampus Aswaja Islam Nusantara dan menjadikan PTNU sebagai Pusat Kaderisasi Paham Kebangsaan. Kegiatan akan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya seperti Kemenristekdikti, BNPT, POLRI, Kemenag dan LPTNU.

Meneguhkan Peran Serta BEM PTNU dalam Menangkal Radikalisme dan Terorisme menjadi tema besar kongres. Tema tersebut dianggap tepat karena berdasar hasil survei terbaru oleh Mata Air Foundation dan Alvara Research Center, menyatakan sebanyak 23,4% mahasiswa dan 23,3% pelajar SMA setuju dengan jihad untuk tegaknya negara Islam atau khilafah. Hal ini mengkhawatirkan karena penetrasi ajaran intoleran sudah masuk di kalangan pelajar.

Di samping itu juga menjadi tantangan dan peringatan bagi PTNU. Organisasi di kalangan mahasiswa BEM PTNU idealnya turut berperan aktif dalam menangkal radikalisme dan terorisme.

”Unwahas mendukung penuh rencana Kongres BEM PTNU 2018. Tema yang diusung delegasi mahasiswa ini juga sangat menarik karena radikalisme dan terorisme tidak boleh mendapat tempat di bumi Indonesia,” tutur Rektor Unwahas, Mahmutarom, dalam rilis yang diterima NU Online, Rabu (21/3).

Kongres BEM PTNU Nusantara ke-6, adalah kali kedua terselenggara di Universitas Wahid Hasyim setelah sebelumnya terlaksana di tempat yang sama pada tahun 2008. Universitas Wahid Hasyim, terpilih sebagai tuan rumah kembali selain karena hasil keputusan musyawarah bahwa kegiatan kongres supaya diselenggarakan di tengah-tengah Jawa Tengah untuk memudahkan akses peserta, juga dikarenakan Presidium Nasional BEM PTNU adalah Bustana Afthoni dari Universitas Wahid Hasyim.

Tokoh NU yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Noor Achmad berharap setelah terselenggarakannya kegiatan ini, BEM PTNU lebih mampu memahami nilai-nilai Pancasila untuk mencegah paham-paham yang menodai bangsa, agama, Undang-Undang Dasar Republik Indonesia serta menjaga keutuhan NKRI.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) berdiri pada tahun 2007 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat. Ada pun perguruan tinggi yang tergabung dalam organisasi ini adalah perguruan tinggi yang berada di bawah struktur NU dan secara kultural memiliki kesamaan visi dan misi dengan NU.

Sampai sejauh ini regionalisasi yang di tetapkan adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jabodetabek, Bali, Papua, Indonesia Timur, Sumatera, Kalimantan.

BEM PTNU di harapkan mampu menjadi aset bangsa yang bermanfaat dalam peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia.

(Afif/Kendi Setiawan/NU Online)

Komentari