Dai Cyber NU, LD PBNU, Maman Imanul Haq, PWNU Jabar, Jawa Barat
KH Mamamn Imanul Haq, Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Persoalan radikalisme, kebencian dan teror di dunia internet kian ramai. Bahkan teroris ISIS menggunakan youtube untuk menyampaikan ancaman mereka kepada dunia. Yang paling terkini ketika jaringan Saracen, yang diduga menjadi penyebar isu sara di internet diciduk Mabes Polri.

Hal itu direspon oleh Para Da’i Cyber Nahdlatul Ulama berkumpul di Bandung dalam acara Halaqoh Da’i Cyber NU yang diselenggarakan oleh LD-PBNU sabtu (9/9).

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus cabang LDNU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. KH Maman Imanul Haq, Ketua Lembaga Dakwah PBNU mengatakan bahwa kegiatan Halaqoh Da’i Cyber NU ini dilaksanakan untuk mengcounter isu-isu radikalisme dengan isu-isu perdamaian.

“Saat ini kita selalu kalah tatkala diserang dengan isu-isu radikalisme, karena da’i kita masih gagap dengan teknologi utamanya media sosial. Sehingga diperlukan kegiatan halaqoh untuk Da’i Cyber NU,” ungkapnya.

Kiai Maman, politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan bahwa sekarang ini yang menjadi bahaya, orang belajar agama dengan instan lewat internet. Sehingga banyak pemahaman mereka tentang agama sangat dangkal. Padahal, lanjut Kang Mamang, Nahdlatul Ulama (NU) adalah tempat yang pas untuk mencari ilmu pengetahuan. Tetapi sulit diakses oleh orang-orang yang berpikiran instan.

Maka dari itu, Kiai Maman berharap dengan kegiatan ini diharapkan para Da’i Cyber NU memenuhi materi-materi keislaman di Internet.

(Rudi)

Komentari