KH Saifullah Ma'shum terpilih sebagai Ketua PP JQH 2018-2023.
KH Saifullah Ma'shum terpilih sebagai Ketua PP JQH 2018-2023. Foto: NU Online

KH Saifullah Ma’shum akhirnya dipilih para peserta kongres kelima Jam’iyyatul Qurra walHuffaz Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Pondok Pesantren Ashiddiqiyah 3 Karawang, Ahad (15/8) pagi. Ia mendampingi Rais Majelis Ilmi KH Ahsin Sakho Muhammad yang terpilih beberapa jam sebelumnya.

Ia merupakan seorang penghafal Al-Qura’an kelahiran Malang, Jawa Timur 25 November 1960. Masa mudanya pernah nyantri di pesantren tahfiz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Pendidikan Islam Jeru Tumpang, Malang selama tiga tahun.

Kemudian ia melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (sekarang Institut PTIQ) Jakarta pada 1981 di Jurusan Ushuluddin. Lalu ia melanjutkan kuliah di Jurusan Sosial Politik Universitas Indonesia.

Pada kongres kelima ini, iadipercaya Pimpinan Pusat untuk menjadi ketua panita. Ia bersama timnya berhasil membawa kegiatan tersebut diawali di Istana Merdeka dan dibuka Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Juga menyelenggarakan MTQ nasional kedelapan dan MTQ internasional kedua.

Saifullah mendapatkan suara 49 dari para peserta, melampaui calon lain, yaitu KH Luqman Hakim yang terpaut 8 suara. Dengan demikian, ia akan memimpin JQHNU periode 2018-2023.

Bagi Saifullah, JQHNU merupakan banom NU yang sangat strategis untuk diperkuat dan dikembangkan karena terkait langsung dengan kitab suci umat Islam, Al-Qur’an.

JQHNU, lanjutnya, memiliki tugas mulia yaitu menjaga kemurnian Al-Qur’an melalui para penghafalnya.

(Abdullah Alawi/NU Online)

Komentari