LAKUT 2017, PW IPPNU, Tasikmalaya, PWNU Jabar, Jawa Barat
LAKUT 2017 PW IPPNU Jabar siap cetak kader unggulan.

Kegiatan Latihan Kader Utama (LAKUT) IPPNU yang berlangsung 22-24 September 2017 di Pondok Pesantren Al Hikmah, Tasikmalaya, akan mencetak kader-kader unggulan dan militan yang siap menjadi fasilitator untuk setiap PC IPPNU hingga komisariat. Peserta hanya berjumlah 35 orang hasil seleksi dan screening panitia.

Lakut merupakan pendidikan kader tingkat ketiga dalam rangkaian pengkaderan IPPNU setelah mengikuti Makesta dan Lakmud. Latihan ini bertujuan untuk memebentuk kader pemimpin dan gerakan yang kredibel dan mampu berdaya saing dalam tatanan global.

Lakut adalah pelatihan yang membentuk idealisme kader sehingga mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, skill organisatoris secara optimal. Peserta diharapkan mampu mengelola organisasi secara profesional dan mampu menyelesaikan permasalahan keorganisasian serta permasalahan sosial kemasyarakatan.

LAKUT 2017, PW IPPNU, Tasikmalaya, PWNU Jabar, Jawa Barat
Peserta LAKUT 2017 mengikuti acara dengan khidmat di Pondok Pesantren Al-Hikmah Sumelap Kota Tasikmalaya.

Setiap kader mampu menguasai Aswaja NU sebagai ideologi organisasi serta mengaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, mempunyai wawasan kebangsaan yang luas dan kepekaan yang tinggi terhadap permasalahan organisasi dan umat, memiliki sikap kritis, kreatif, kepeloporan, berkhlaqul karimah serta komitmen yang tinggi terhadap perjuangan organisasi, memiliki kemampuan kepemimpinan dan keterampilan manajerial organisasi yang memadai.

Harapannya semoga menciptakan dan membentuk kader IPPNU yang memahami ke-Aswaja-an, ke-NU-an, ke-IPPNU-an dalam konstalansi pertarungan ideologis, menguasai aswaja sebagai ideologi gerakan sosial dan gerakan pelajar, lebih peka dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan sosial, juga mencintai NKRI (hubbul wathon),” ujar Nabila, Ketua Kaderisasi PW IPPNU Jawa Barat.

Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah para kader yang telah mengikuti Lakut mampu menjadi fasilitator untuk ditingkatkan pimpinan cabangnya masing-masing, baik itu di tingkat cabang, anak cabang maupun komisariat.

(Dhilla Nuraeni Az-Zuhri, PW IPPNU)

Komentari