Banser Kabupaten Tasikmalaya memberikan bantuan kepada Mak Ihah.
Banser Kabupaten Tasikmalaya memberikan bantuan kepada Mak Ihah.

Kondisi Mak Ihah menyita perhatian banyak kalangan. Nenek yang hidup sebatangkara di Kp. Gunungguntur Desa Padasuka Kec. Sukarame Kab. Tasimmalaya itu rumahnya ambruk karena lapuk dimakan usia. Berita tentang Mak Ihah muncul menghiasi beberapa media massa.

Kondisinya yang memprihatinkan membuat Satkorcab Banser (Satuan Kordinasi Cabang Barisan Ansor Serbaguna) Kab. Tasikmalaya turun langsung ke lokasi. Bersama-sama dengan aparat TNI dan Polri juga BPBD Kab. Tasikmalaya, mereka membantu membersihkan puing-puing reruntuhan rumah Mak Ihah, Rabu (24/4/2019) pagi.

Tak hanya membantu membersihkan puing reruntuhan, organisasi sayap Nahdlatul Ulama itu juga menyerahkan bantuan sembako yang diserahkan langsung kepada Mak Ihah.

Komandan Satkorcab Banser Kab. Tasikmalaya, Imam Mudofar S.Hum menuturkan sejak Selasa (23/4/2019) kemarin ia sudah mendapatkan informasi tentang kondisi Mak Ihah yang rumahnya ambruk. Ia pun langsung meminta Banser di Kec. Sukarame untuk ngecek langsung kondisi yang sebenarnya.

“Kita cek untuk memastikan kebenaran informasinya. Ternyata setelah di cek, benar. Makanya hari ini kita turun langsung ke lokasi untuk membantu beliau,” ujar pria yang akrab disapa Dofar itu.

Kebetulan, lanjut Dofar, hari ini bertepatan dengan Hari Lahir Ansor yang ke 85 (24 April 1934). Banser sendiri merupakan Kader Inti GP Ansor.

“Kebetulan pas hari jadi Ansor ke 85. Sejatinya ini pukulan telak bagi kami, ternyata masih ada warga di Kab. Tasikmalaya seperti Mak Ihah yang luput dari perhatian kami. Namun tentunya tidak ada kata terlambat untuk membantu sesama,” kata Dofar.

Mudah-mudahan, lanjut Dofar, bantuan yang diberikan oleh Banser ini bisa sedikit meringankan beban Mak Ihah untuk kembali semangat melanjutkan kehidupan.

Komentari