KH Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua PWNU Jabar.
KH Hasan Nuri Hidayatullah, Ketua PWNU Jabar. Foto: PW GP Ansor Jabar.

Puasa mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yag jujur. Jujur kepada diri sendiri, lingkungan, sesama hamba Allah, dan kepada Allah SWT. Orang yang berpuasa tetapi mengisi puasanya dengan kebohongan, maka puasanya tidak bernilai di hadapan Allah SWT.

Sabda Nabi Muhammad SAW:

“Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dan perbuatan dusta, maka Allah SWT tidak butuh (peduli) dengan (usaha seseorang) menahan (untuk tidak) makan dan minum.”

Semoga Allah menjadikan kita semua sebagai pribadi-pribadi yang jujur. Jujur itu mulia yang derajatnya di bawah derajat kenabian di atas derajat para syuhada.

Dalam surat An-Nisa ayat 69 disebutkan;

“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul-(Nya) mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: para Nabi, orang-orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya”.

Komentari