Deni Ahmad Haedar, PW GP Ansor, PWNU Jabar, Jawa Barat
Ketua PW GP Ansor Jabar Deni Ahmad Haedar. Foto: PW Ansor Jabar.

Ketua KPUD Purwakarta Deni Ahmad Haidar secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya per-6 Desember 2017. Keputusan Deni Haidar untuk mundur dari jabatan menyusul terbitnya surat KPU RI Nomor 666/SDM.12-SD/05/XI/2017. Surat KPU RI merujuk pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Per tanggal 6 Desember 2017, saya sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Ketua KPU Purwakarta. Surat ditujukan ke KPU Jabar,” tuturnya.

Setelah mengundurkan diri KPU Purwakarta kemudian menggelar rapat pleno yang sepakat dan memutuskan Ramlan Maulana sebagai Ketua KPU Purwakarta yang baru.

Selanjutnya rapat pleno KPU Purwakarta memutuskan mengangkat Ramlan Maulana sebagi Ketua KPU Purwakarta,” lanjut Deni.

Pilihannya untuk mundur setelah dipastikan Deni lebih memilih untuk mengemban amanah sebagai Ketua PW GP Ansor Jawa Barat yang dijabatnya sejak 2013.

Saya sekarang fokus di GP Ansor Jabar. Aturan undang-undang tidak membolehkan ketua KPU rangkap jabatan dengan pengurus ormas,” tegasnya.

Sikap Deni Ahmad Haedar ini perlu dijadikan dicontoh oleh pengurus di lingkungan NU Jawa Barat yang merangkap jabatan publik yang dilarang oleh aturan.

(purwakartapost.co.id)

Komentari