Majelis Dzikir Hubbul Wathon, KH Mustofa Aqil Siroj, PWNU Jabar, Jawa Barat
Deklarasi Majelis Dzikir Hubbul Wathon.

Ketua Majelis Dzikir Hubbul Wathan KH Mustofa Aqil Siroj menjelaskan tentang alasan dibentuknya Majelis Dzikir Hubbul Wathan. Menurutnya, majelis dzikir ini dibentuk untuk memperkokoh dan memperkuat tali kebangsaan sekaligus untuk mendekatkan diri kepada Allah sebagai upaya untuk keselamatan dunia dan akhirat.

Demikian disampaikan adik kandung Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj tersebut saat memberikan sambutan pada acara Halaqah Nasional Alim Ulama dan Deklarasi Majelis Dzikir Hubbul Wathan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (13 /7).

Kiai yang juga pengasuh Pesantren Kempek Cirebon ini mengungkapkan tentang kegelisahan para masyayikh yang sepuh terhadap situasi yang terjadi di Indonesia pada akhir-akhir ini.

“Para kiai sepuh tidak diam memikirkan bangsa dan inilah jawabnya,”ujar Kiai Mustofa Aqil.

Ia berharap, melalui majelis dzikir ini, semua elemen bersatu menuju titik mardhatillah (keridhaan Allah)dan menjadi apa yang diharapkan pendiri bangsa yaitu baldatun thayyibatun warabbun ghofur.

“Kembali semua elemen bergerak pada satu harakah, yaitu harakah kesejahteraan bangsa tanpa melihat suku, ras, agama dan lain sebagainya,” katanya.

Acara deklarasi Majelis Dzikir Hubbul Wathan ini dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dan ratusan Alim Ulama dari berbagai daerah.

(Husni Sahal/Fathoni/NU Online)

Komentari