Anggota Banser ikut mengevakuasi korban banjir bandang di Culamega, Tasikmalaya. Foto: NU Tasikmlaya.
Anggota Banser ikut mengevakuasi korban banjir bandang di Culamega, Tasikmalaya. Foto: NU Tasikmlaya.

Puluhan Banser dari Satkoryon Cipatujah dan Culamega Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengevakuasi korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Cipatujah, Culamega, dan Karangnunggal, Selasa (6/11).

Sekretaris GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Fahmi Siddiq mengatakan, hari ini 50 anggota Banser telah diterjunkan untuk mengevakuasi korban banjir bandang dan telah membuat posko di Kecamatan Culamega.

Sementara ini warga, kata Fahmi, telah mengungsi di tenda-tenda dan tempat ibadah karena rumahnya terendam bahkan ada yang hanyut terbawa arus. Banjir kali ini juga merobohkan jembatan jalur lintas selatan yang menghubungkan Pangandaran, Tasikmalaya dan garut.

“Selain itu banyak daerah yang terisolir karena akses jalannya tertutup tanah longsor,” ujar Fahmi.

Dikatakan Fahmi, saat ini warga membutuhkan bantuan makanan, peralatan dan makan bayi, obat obatan, pakaian, kebutuhan khusus perempuan dan tenda pengungsian.

“Untuk hari kedua, tim GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya akan turun ke lapangan bersama tambahan anggota 50 Banser, sekaligus memberikan bantuan kepada korban becana. Jadi besok ada 100 Banser yang siap siaga di lapangan,” jelasnya.

Untuk penggalangan dana, Ansor Tasikmalaya membuka rekening donasi melalui Bank BJB Singaparna an. Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tasikmalaya, nomor rekening: 0023557312100). Untuk informasi lebih jauh bisa menghubungi  Zamzam Zamakhsari (085318131972).

(Husni Mubarok/Muiz/NU Online)

Komentari