Maulana Abdul Aziz, Ketua Terpilih PC IPNU Kota Cirebon

Nujabar, Cirebon

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Cirebon Jawa Barat telah menggelar Koneferensi Cabang (KONFERCAB) ke-VIII di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon, Jum’at-Sabtu (24-25/01).

Konfercab dengan tema ‘Regenerasi Organisasi Menuju Pelajar yang Berinovasi’ tersebut digelar sebagai bentuk regenerasi organisasi dengan harapan dapat menumbuhkan tali silaturrahmi antar pelajar juga masyarakat pada umumnya dan dapat mengukuhkan kecintaan kita kepada Nahdlatul Ulama.

Ketua PC IPNU Kota Cirebon masa khidmat 2017-2019, Iqna Syam menjelaskan bahwa tujun konferensi ini sebagai upaya regenerasi untuk melanjutkan estafeta roda organisasi pelajar NU di Kota Cirebon selama 2 tahun mendatang.


”Seiring dengan adanya pergeseran zaman, maka IPNU sebagai wadah bagi para pelajar NU khususya di Kota Cirebon, ke depan akan menghadapi tantangan dengan berbagai persoalan baru. Tugas untuk menjawab tantangan ini bukan merupakan tanggungjawab generasi terdahulu, melainkan tugas generasi sekarang. Maka dari itu perlu adanya regenerasi organisasi, dan konfercab ini adalah salah satu medianya,” paparnya.

Ia berharap dengan habisnya masa kepengurusan dirinya dan lahirnya masa kepengurusan yang baru, dapat lebih mengoptimalan pengkaderan IPNU Kota Cirebon untuk senantiasa mengimplementasikan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah juga tentunya untuk penerus bangsa di masa yang akan datang.

Dari hasil konfercab tersebut, Maulana Abdul Aziz terpilih secara sah sebagai Ketua PC IPNU Kota Cirebon masa khidmat 2020-2022 berdasarkan hasil votting forum yang dipimpinan oleh Wakil Ketua 1 Bidang Organisasi PW IPNU Jawa Barat, Dudung Nurkhotim Sa’id dengan perolehan 5 suara, unggul 1 suara dari pesaingnya Abizar yang mendapatkan 4 suara.

Setelah terpilih, Maulana Abdul Aziz akan memulai debutnya pasca formateur selesai dibentuk dan pasca pelantikan. Namun sebelum itu, ia akan memulainya dengan sowan kepada para tokoh dan sesepuh NU di Kota Cirebon serta ziarah kepada para masyayikh. (AFR)

Komentari