GP Ansor Kota Bandung, Kecamatan Bersolawat, Rancasari, PWNU Jabar, Jawa Barat
Salah satu penampilan kreasi seni dalam Kecamatan Bersolawat di Rancasari, Kota bandung.

PAC Ansor Rancasari menggelar Kecamatan Bersolawat Nabi dengan dukungan sebuah perusahaan rokok, di Masjid Al-Mubarokah, Bodogol, Rancasari, Kota Bandung, Minggu (23/07/2017).

Acara bertajuk “Haul dan Halal Bihalal” ini dibuka dengan kreasi seni dari para santri Rancasari dan Ma’had Dinyah Al-Mubarokah, menampilkan pencak silat, Lipsdut, Hadroh, Qosidah, dan Marawis. Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Sahrul Aziz dan Ustadz Ade Hasan Ashari, sementara doa dipimpin oleh Ustadz Deni Rahmat.

Haul kali ini untuk mengenang jasa-jasa KH. Mochamad Toha dan Abah Haji Karim,” ujar Cecep Rohimat selaklu Ketua Pelaksana.

Menurutnya, Mama Ajengan Toha dan Abah Karim adalah dua sosok yang membangun Masjid Al-Mubaroqoh pada tahun 1929. Keduanya adalah pengembang dakwah dan syiar Islam di wilayah Rancasari dan sekitarnya. Oleh karena itu, sebelum acara puncak, PAC Ansor Rancasari telah berziarah ke makam dua tokoh tersebut.

Abah Karim adalah orang yang mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid, sementata Mama Ajengan Toha merupakan ulama yang menyebarkan ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah,” papar Sekertaris PAC Ansor Rancasari Kiki Muhamad Malik.

Sementara itu Ketua PC GP Ansor Kota Bandung Aa Abdul Rozak, M.Ag., mengatakan, “Kecamatan Bershalawat Nabi akan dilaksanakan di tujuh titik di kota Bandung.”

Maksud Kecamatan Bersolawat Nabi adalah untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa Islam itu agama yang damai dan dapat membaur dengan semua elemen masyarakat.

Ansor ingin menunjukan bahwa Islam itu adalah rahmatan lil alamin,” ujar Aa.

(pwansorjabar.org)

Komentari