Halal Bihalal PWNU Jabar, Jumat, 29 Juni 2018.

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH M Nuh Ad-Dawami sangat senang dengan suksesnya perhelatan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Jabar 2018.

“Kebetulan Syawwal ini bulan pesta demokrasi rakyat Jawa Barat. Semoga yang kalah dan yang menang sama-sama bergembira karena pesta demokrasi berlangsung aman, tidak ada hoaks juga tidak ada haok (perselisihan),” ujar Ajengan Nuh dalam tausiyahnya saat menghadiri Halal Bihalal PWNU Jabar, 29 Juni 2018.

“Saya bergembira dan berterima kasih kepada nakhoda PWNU Jabar Gus Hasan dan jajarannya yang telah berhasil melalui ‘badai’ Pilkada. Alhamdulillah PWNU Jabar konsisten berpegang pada rekomendasi Mukatamr ke 33 di Jombang. Hal ini menunjukkan kedewasaan para pengurus NU,” papar Pengasuh Pesantren Nurul Huda Cisurupan Garut itu.

Ajengan Nuh mengutip catatan KH Wahid Hasyim bahwa orang yang berakal itu bukan yang bisa membedakan mana yang baik dan buruk, tetapi orang yang mampu mengambil hal yang baik di antara dua keburukan.

“Jika di antara kandidat tidak ada pengurus atau warga NU maka pilihlah yang dianggap paling dekat dengan NU,” tegas Ajengan Nuh.

Sebagai penganut Sunni, dalam menghadapi hal-hal kritis, warga NU seyogyanya mengikuti teladan Nabi Ya’kub saat memerintahkan anak-anaknya untuk memasuki kota dari pintu yang berbeda-beda.

“Namun berbeda-beda pintu itu untuk satu tujuan, bukan memasuki satu pintu tapi dengan tujuan berbeda-beda,” pesan Ajengan Nuh.

(Iip Yahya)

Komentari